Cool Apple’s Safari Now On Hot Windows


Cool Apple’s Safari Now On Hot Windows


Apple Mencoba Memikat Hati Pengguna Windows dengan iTunes dan Safari-nya

Belum cukup lama gaung “iTunes”, Multimedia Player & Organizer milik Apple, terasa bagi para pengguna setia Windows, kini mereka makin dimanjakan oleh Apple dengan mengusung produk lamanya, Web Browser “Safari” ke dalam lingkungan baru — Windows Operating System. Adapun versi Safari yang support untuk Windows adalah 3.0.3 Public BETA version.

Steve Jobs pernah mengatakan bahwa: “iTunes di dalam Windows seperti halnya menuangkan air es ke dalam api neraka yang panas“, dan “Saat ini, Kami (Apple) kembali menuangkan air es baru kepada orang-orang yang terbiasa berpanas-panas di dalam mesin Windows dengan meluncurkan Mesin Peselancar Dunia Maya Kami — Safari versi 3.0.3 BETA untuk para pengguna Windows“.

Menurut Apple:

  1. Safari 3.0 bisa berjalan 2 x lebih cepat daripada Internet Explorer dan 1,6 x lebih gegas daripada Mozilla Firefox dalam me-load halaman web,
  2. Safari 3.0 akan 2,8 x lebih cepat daripada Internet Explorer dan 1,6 x lebih gegas daripada Mozilla Firefox dalam mengeksekusi JavaScript.

Menurut pengalaman Penulis yang selama ini setia menggunakan iTunes di dalam laptop tua yang berotak Centrino Solo dan bersistem operasi Windows XP SP2, iTunes memang tidak hanya cantik luar dalam, baik dari segi interface, compatibility, stability, user friendly, smart-organizing, maupun smooth-running on Windows XP, namun juga semakin lama, tampak semakin boros dalam penggunaan computer’s resources baik CPU maupun laptop battery, terutama saat browsing dan loading songs’ album art images ketimbang saat meload lagunya itu sendiri, persis seperti iPod.
Sebagai catatan, Penulis sekarang mamakai iTunes versi 7.3 (versi terakhir yang telah mensupport iPhone dan Apple TV) untuk keperluan manajemen iPod Penulis.
Dua alasan kenapa Penulis mengupdate iTunes ke versi terakhir:
Yang jelas bukan karena dua fitur (killer features) terbaru tersebut, karena Penulis tidak punya iPhone maupun Apple TV, akan tetapi:
Pertama, update iPod’s firmware dan harapan kestabilan dan kompatibilitas program yang lebih baik, syukur-syukur manajemen utilisasi computer resources yang lebih baik pula,
Kedua, satu fitur baru lain yang menarik, Full-Screen Album Art with player, persis seperti iPhone.

Sedangkan pengalaman Penulis dalam menggunakan Safari 3.0.3 Public BETA di laptop Penulis tersebut di atas maupun di beberapa desktop yang ber-OS XP, Safari memang secara keseluruhan lebih gegas dalam meload halaman-halaman web, yang secara lebih detailnya antara lain memang 0,5 s.d 2 x lebih cepat dalam meload pernik-pernik halaman web seperti JavaScript maupun file Flash (swift file/.swf) yang kian populer, walau dalam beberapa halaman web yang cukup kaya dengan ‘hiasan’ warna-warni script, justru Firefox-lah yang tetap menjadi juara,walau dalam percobaan tanpa dukungan plug-ins maupun adds-on apapun, dan seperti biasa, Internet Explorer tidak pegang piala.

Meski begitu, menurut pengalaman penulis dalam memakai Safari, pada percobaan pengaksesan beberapa Websites, beberapa kali penulis mengalami dua kejadian yang berbeda dan bermasalah:

  1. Safari tidak bisa mengakses beberapa website sama sekali dan mengalami Crash dengan mengeluarkan pop-up window yang meminta user (penulis) untuk menutup aplikasi browser Safari.
  2. Safari tidak bisa secara sempurna menampilkan seluruh isi web (web contents) dengan baik dan benar, padahal

Sebagai catatan, dalam tes percobaan di atas:

  1. Safari dalam kondisi alami alias tidak ‘dihiasi’ pernik-pernik plug-ins, adds-on, maupun themes (memang tampaknya belum ada yach… :)),
  2. Selanjutnya penulis tidak menemukan masalah apapun dalam percobaan pengaksesan Websites yang sama dengan menggunakan Firefox maupun Internet Explorer, jadi tidak ada masalah dengan situs-situs yang dikunjungi, proxy, firewall problem, dll.
  3. Dalam komputer penulis, sudah terdapat lebih dari cukup codecs untuk mendukung file-file multimedia agar bisa ditampilkan dengan benar di browser,
  4. Penulis telah ijinkan dan aktifkan Apple Services untuk mendukung Safari dengan harapan bisa berjalan normal dan baik di Windows environment.

Secara keseluruhan, hingga tulisan ini penulis buat, penulis berkesimpulan bahwa Browser Safari 3.0.3 Public BETA untuk Windows masih memiliki segudang BUGS!!

Total Rating and Score (max. score: 10):

  1. Mozilla Firefox (9)
  2. Internet Explorer (7)
  3. Safari (6)

Mungkin cukup dini untuk memberi penilaian yang tidak dinamis terhadap sesuatu yang tidak hanya baru di lingkungan barunya, namun juga karena masih dalam sesi developed version alias versi Pengembangan — Beta.

Links:
———-
Apple’s Safari 3.0.3 BETA Download Link: http://www.apple.com/safari/download/
Apple’s Safari 3.0.3 BETA Plugins Download Link: http://www.apple.com/safari/download/plugins.html

=================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: