Proteksi PengCopyan Data Dari Komputer ke USB Removable Drives


Proteksi PengCopyan Data Dari Komputer ke USB Removable Drives

USB_Flash_Drive_WriteProtect.jpg

Anda TIDAK ingin Data Anda sekecil apapun yang ada di Komputer Anda tercuri atau bisa diCopy secara illegal ke Perangkat USB Removable Drives (USB FlashDrive/Removable Hardisk) milik Teman atau Musuh atau Kompetitor Anda? Dan Anda ingin Memproteksi Seluruh Data Anda dari Upaya PengCopyan tersebut?

Bagi User Pemula yang menghendaki Tool Anti Pengcopyan dan Pencurian Data (Anti Data Theft), Penulis telah buatkan Free USB Access Restrictions for Windows yang bisa Anda Download DI SINI.

Sedang untuk User Tingkat Lanjut, di bawah ini saya berikan Tips Pemblokiran (Disable) Access Rights (Hak Akses) dan Write (Tulis/Copy) pada Media USB Removable Drives. Mari Bermain-main dengan Windows Registry!

Untuk Mengaktifkan (Enable) Proteksi atau Menonaktifkan (Disable) Access and Write Rights pada USB Removable Drives:

Salin TEKS berwarna merah di bawah ini ke dalam Windows’ NOTEPAD, dan simpan sebagai Registry File yang berekstensi “.reg” — misal: UFD_WriteProtect_Enable.reg (Catatan: sebelum menyimpan, pastikan pada textbox “Save as type” Anda set pada type “All Files” agar File tidak tersimpan sebagai Plain Text File):

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies]
“WriteProtect”=dword:00000001

Setelah Anda Simpan, jalankan File UFD_WriteProtect_Enable.reg tersebut dengan cara Double Click File tersebut atau Klik Kanan File tersebut untuk memunculkan Context Menu, dan klik “Merge”, sehingga memunculkan Window Konfirmasi import file Registry ke Windows Registry Database, kemudian Klik “OK”.

Anda tidak perlu Restart Komputer untuk mengaktifkan Proteksinya. Dan sebagai Percobaan, coba colokkan UFD (USB Flash Drive) Anda ke Komputer Anda, dan coba Anda copy sembarang File dari Komputer Anda ke UFD Anda. Tentu saja karena Proteksi Aktif, Proses PengCopyan GAGAL! dengan menampilkan Dialog Box sbb:

UFD_Write_Protect.jpg

Dan Untuk Menonaktifkan (Disable) Proteksi:

Cara dan Langkah-Langkahnya sama persis dengan Proses Proteksi di atas, kecuali Registry File yang disimpan dan diimport ke dalam Windows Registry Database LAIN. Anda buat dulu File PenonAktifan (Disable) Proteksinya dengan menyalin TEKS berwarna biru di bawah ini ke dalam Windows’ NOTEPAD, dan simpan sebagai Registry File yang berekstensi “.reg” — misal: UFD_WriteProtect_Disable.reg:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies]
“WriteProtect”=dword:00000000

Intinya: Pada DWORD Value, Ganti nilai “1” (aktif) menjadi “0” (tidak aktif).

Anda juga bisa DOWNLOAD kedua Registry File tersebut di atas di:

  1. http://www.petri.co.il/software/usb_write_protect.zip atau via
  2. 4shared (saya kemas dalam 2 Registry Entry Files)

Atau bila Anda ingin Download Program Free Portable USB Access Restrictions for Windows untuk melakukan Proteksi/Deproteksi PengCopyan Data Dari Komputer ke USB Removable Drives, silakan klik LINK ini.

Sebagai Alternatif lain, Anda juga bisa memakai Teknik Proteksi USB Write Protect lain menggunakan GPedit.msc :
Download di SINI (divShare)

(Original Tech Source: Vaksin.com)

Anda juga bisa mengunakan Freeware Tool semacam Free USB Access Restrictions for Windows untuk Mencegah Pencurian Data (Data Theft) pada Local Computer dengan media USB Drive. Fitur-fitur Tool ini antara lain: Memblokir Akses USB dengan secara ekstrem mematikan fungsi USB (secara teknik bukan fisik) atau dengan USB Write-Protect  yang dua-duanya berguna untuk mencegah: Pencurian Data dari Komputer dengan media USB Drives dan Anti USB Drive Data Write/Modification/Deletion; fitur lainnya adalah Mematikan AutoRun dari USB Removable Media, serta Mematikan AutoPlay dari semua USB Media (termasuk dari CD/DVD). Enjoy my simple program!

Catatan:

  1. Bila saat Anda melakukan Percobaan dengan Menon-aktifkan Proteksi dan melakukan proses Copy, dan kemudian Anda langsung melakukan Percobaan dengan Mengaktifkan kembali Proteksi tersebut TANPA meng-EJECT UFD Anda, Efek Proteksi TIDAK akan terjadi, Anda HARUS meng-EJECT UFD Anda terlebih dulu, kemudian Anda Aktifkan Proteksinya, dan terakhir, Anda colokkan lagi UFD Anda, agar Proteksi UFD WriteProtect bisa Aktif.
  2. Proteksi akan sangat LEMAH dan BISA sia-sia bila Windows’ Registry Editor (Regedt32.exe dan Regedit.exe) tidak Di-DISABLE pula. Jadi Saran saya, Disable juga Windows’ Registry Editor-nya dengan cara (1) Utak-Atik Registry (2) Gunakan EXE Censor Program untuk memblokir Eksekusi dua file Registry Editor tersebut, agar proses import penonaktifan Proteksi illegal bisa terblokir/digagalkan, dan upaya PengCopyan illegal dengan Penonaktifan Proteksi UFD WriteProtect secara illegal lebih sulit dilakukan.
  3. Proteksi ini berlaku untuk Windows XP maupun Windows Vista (Semua Edisi/Varian).
  4. Pada Komputer Jaringan Windows dengan basis sistem operasi seperti Windows Server 2000, keberhasilan atau kegagalan proteksi pengcopyan data tergantung dari konfigurasi client yang telah dibuat oleh pihak Administrator. Jadi, bahasa klisenya : “Please Contact Your Administrator“, atau bahasa modernnya: “Be Administrator For Your Self By Your Own — For The Sake of Privacy“.
    Anda juga bisa menggunakan software Safend Personal Free Edition (Freeware) untuk proteksi Stand Alone Computer atau menggunakan Safend (shareware) untuk proteksi pada jaringan komputer.
  5. Bagi Pengguna Windows Vista, bila tanpa melakukan Restart, Proteksi belum aktif, coba Restart dulu Komputer Anda.

Mematikan Akses USB Drives Pada Windows Vista
———————————————

Di bawah ini adalah Teknik untuk Mematikan Akses USB Drives ke Komputer dengan Sistem Operasi Windows Vista bila teknik di atas mengalami kegagalan:

Bilamana komputer Anda telah diproteksi dengan teknik proteksi Anti-Copy Data ini, User hanya bisa mengcopy/memindahkan data dari USB Drivenya ke komputer Anda.
sehingga Anda tidak perlu kuatir akan terjadi pencurian data apapun yang tersimpan pada komputer Anda melalui/dengan menggunakan USB Drive seperti Flash Disk.

Proteksi Akses USB Drives:
Buat dan Import satu File Registry Entry (.reg):
Langkah-Langkah:
1. Buka Program ‘Notepad’
2. Ketik Script di bawah ini:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
“EncryptionContextMenu”=dword:00000001

3. Simpan dengan nama “USB_No_Write_Windows_Vista.reg” dengan mode “All Files”
4. Klik ganda file “USB_No_Write_Windows_Vista.reg”
atau Klik Kanan file “USB_No_Write_Windows_Vista.reg”, lalu Pilih dan Klik “Merge”, Kemudian Klik “Yes” pada jendela konfirmasi, dan Klik “OK” untuk mengakhiri proses import Registry ke Windows Registry Database.
5. Bila Proteksi UAC aktif dan melakukan prompt, Klik “Continue” bila Anda sedang menggunakan administrator priviledge.
6. Klik “Yes” bila jendela konfirmasi muncul
7. Restart Komputer untuk mengaktifkan efek proteksi.

Bila Anda bermaksud untuk membuka Proteksi Akses USB Drive tersebut, Anda bisa memilih salah satu dari dua teknik di bawah ini:

I. Buat dan Import satu File Registry Entry (.reg) atau
II. Buat dan Install satu System File  (.inf)

I. Buat dan Import satu File Registry Entry (.reg)
Langkah-Langkah:
1. Buka Program ‘Notepad’
2. Ketik Script di bawah ini:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
“EncryptionContextMenu”=dword:00000000

3. Simpan dengan nama “USB_Write_Windows_Vista.reg” dengan mode “All Files”
4. Klik ganda file “USB_Write_Windows_Vista.reg”
atau Klik Kanan file “USB_Write_Windows_Vista.reg”, lalu Pilih dan Klik “Merge”, Kemudian Klik “Yes” pada jendela konfirmasi, dan Klik “OK” untuk mengakhiri proses import Registry ke Windows Registry Database.
5. Bila Proteksi UAC aktif dan melakukan prompt, Klik “Continue” bila Anda sedang menggunakan administrator priviledge.
6. Klik “Yes” bila jendela konfirmasi muncul
7. Restart Komputer untuk mengaktifkan efek proteksi.

II. Buat dan Install satu System File  (.inf)
Langkah-Langkah:
1. Buka Program ‘Notepad’
2. Ketik Script di bawah ini:

[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Henry

[DefaultInstall]
DelReg=del

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, EncryptionContextMenu

3. Simpan dengan nama “USB_Write_Windows_Vista.inf” dengan mode “All Files”
4. Klik ganda file “USB_Write_Windows_Vista.inf”
atau Klik Kanan file “USB_Write_Windows_Vista.inf”, lalu Pilih dan Klik “Install”
5. Bila Proteksi UAC aktif dan melakukan prompt, Klik “Continue” bila Anda sedang menggunakan administrator priviledge.
6. Klik “Yes” bila jendela konfirmasi muncul
7. Restart Komputer untuk mengaktifkan efek proteksi.

Selamat Mencoba
Semoga Bermanfaat
Salam

Related Important Topics:
1. Free Portable USB Access Restrictions for Win (Anti Data Theft & Virus Attack)

2.
Software Pemblokir USB + Firewire + PCMCIA
3. Proteksi USB Flash Drive Data dari Virus/Trojan di Infected Host Computer
4. Tips dan Tricks Memblokir AutoRun dan AutoPlay File dari USB Removable Drives

12 Responses

  1. Hai, Bung Henry,
    Syukur nemu tulisan Bung ini guna melengkapi tech info dari Vaksin.com.
    Sangat berguna!
    Thanks for your info!

    Henry said:
    Terima Kasih Kembali.

  2. thanks yaaa!!! sugoi!!!!!

    Henry said:
    Terima Kasih Kembali.

  3. Thanks tipnya ok tuh. Tapi gimana untuk w2k? bisa pake caara ini? Thx.

    Henry said :
    Terima Kasih Kembali, Pak!
    Seingat saya, saya pernah mencoba teknik ini pada Windows 2000, dan bisa diterapkan (compatible & applicable) serta tidak mengalami masalah apapun.
    Bila Anda bermaksud akan mencobanya dan mengalami masalah, dengan senang hati saya mengharapkan masukan informasinya.
    Terima kasih.

  4. Pak Henry Thank atas semua informasinya…
    namun saya test tuk w2k gak berfungsi kenapa ya?

    Henry said:
    Terima KAsih Kembali!
    Windows Server 2000 memang dirancang untuk komputer jaringan dengan instalasi banyak komputer dengan hak pengaturan konfigurasi komputer-komputer client ada di tangan Administrator, bukan untuk stand alone computer atau personal computer dengan pengaturan konfigurasi komputer sepenuhnya di tangan User sendiri.
    Oleh karena itu Pengaturan Hak User oleh pihak Administrator lah yang seringkali menjadi faktor utama hingga satu-satunya yang membatasi atau menghambat banyak aktivitas yang dilakukan para User atau Client-nya dalam mengunakan komputer mereka.
    Kemungkinan besar Anda dalam kapasitas dan tingkatan hak sebagai User (bukan Administrator), sehingga aktivitas proteksi komputer secara mandiri yang coba Anda lakukan tanpa melalui Administrator atau tanpa diberi hak yang diberikan oleh Administrator, maka usaha Anda bisa menjadi sia-sia karena konfigurasi yang telah dibuat oleh Administrator Anda tidak mengijinkan dan tidak memungkinkan aktivitas Anda tersebut.
    Untuk keperluan ini, alangkah baiknya Anda kontak Administrator Anda untuk diajak kooperatif dalam menjunjung tinggi privasi User/Client, namun bila Administrator Anda tidak mau, jadilah White Hacker! Jadilah Administrator yang baik untuk Anda sendiri! Cari dan buka tutup segel milik Administrator Anda🙂 demi privasi Anda.

  5. sy sudah coba di windows server 2000 tp ga bisa, tetep aja bisa ngopy ke Flashdisk..mhn petunjuknya..

    Henry said:
    Mohon Maaf, untuk mempersingkat kata, jawaban dari saya IDEM (SAMA) dengan Jawaban saya pada komentar di atas.

  6. kerennnnn….., tks utk temen sy yuda yg dah ksh tau link ke sini.

    terlebih tks utk Mr. Henry….

    Henry said:
    Terima Kasih kembali, Mas Donny!

  7. gak bisa tuchhhh…….., gmana utak-atik registry nya…???

  8. gw dah coba, tapi ga bs (kemungkinan ini windows 2k)
    gw jg dah rubah dari admintool (gw full controll in) tp tetep ga bisa.. utek2 regedit jg ga bs..
    sumpek!!
    hehehe

  9. ThanK BggggD tipSx om…
    hmm…
    om,,
    da gak cara bwat protek UFD byar Gk k baca d PC leWat regedit manual…???
    xlo Ada bahaS doNk Om…..??

    Henry said :
    Terima Kasih Kembali, bung NguEn!
    Solusi termudah agar USB Flash Drive/Disk tidak bisa terbaca oleh Local PC saat dicolokkan (baca: plugged-in) yaitu dengan memodifikasi registry pada Local PC untuk memblokir akses USB Removable Drive melalui gpedit.msc atau menggunakan Freeware Tool seperti KLIK DI SINI.
    Namun harap diingat, pemblokiran tersebut berarti ONE FOR ALL, alias semua flashdisk juga akan ikut terblokir, tidak bisa diakses dan file-folder di dalamnya juga tidak bisa diedit/dimodifikasi ataupun dihapus, dan hanya pada Local PC.

  10. Bung Henry, infonya bagus. Cuma aq mo tanya ada ga caranya biar USB kita g bisa di copy atau diformat?

    Henry said :
    Terima Kasih Bung Amir.
    Sebenarnya ada beberapa cara untuk memblokir akses USB; yang paling sering dilakukan lewat gpedit.msc-nya Windows, jadi tidak memerlukan 3rd party tool. Namun bila Anda ingin teknis lebih mudah, Anda bisa coba menggunakan tool sederhana — Free USB Access Restrictions for Windows yang bisa Anda dapatkan dari Blog saya ini

  11. […] biasa, ide selalu muncul menjelang pagi. Kali ini terinspirasi dari blog nya mas Henry, yaitu Proteksi Copy data dari PC to USB flashdisk. Memang sering kali kita merasa jengkel jika ada […]

  12. So, canyou email me for explain more than this. I’mnewbe just learning

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: