Software Pemblokir USB + FireWire + PCMCIA


Software Pemblokir USB + FireWire + PCMCIA

Beberapa waktu yang lalu saya sempat memposting artikel yang berjudul “Pemblokiran PengCopyan Data Dari Komputer ke USB Removable Drives“. Inti dari Tulisan tersebut adalah Pemblokiran Port USB pada Komputer yang berupa Pemblokiran Akses sembarang media elektronik melalui port USB untuk menghindari pencurian/pengcopyan data secara ilegal dari komputer ke USB Removable Drives seperti Flash Disk. Namun port-port lain seperti FireWire (IEEE 1394) dan PCMCIA yang juga bisa digunakan sebagai jalur pengcopyan data tidak terproteksi/dikunci/diblokir. Lalu bagaimana cara memblokir port-port tersebut si atas?

Di bawah ini saya akan mengemukakan Software Pemblokir 3 (Tiga) Port Komputer sekaligus, yakni: USB, Firewire (IEEE 1394), dan PCMCIA, dengan menggunakan Software yang bernama “SAFEND

——————————————–
SAFEND
(http://www.safend.com)
——————————————–
Products: Safend Protector; Safend Protector – Personal Edition
License:
– Safend Protector Personal Edition (Freeware); Safend Protector (Shareware)
OS Platform Supported: Windows 2000/XP/Vista

Safend_Protector_Blocked_Storages.jpg

Safend_Manager.JPG

Safend_Protector_Block_USB.jpg

Safend_Protector_Block_FireWire.jpg

Safend_Info_Block_UFD.jpg

Tentang Program
Safend
Safend adalah Program Sekuriti yang berfungsi untuk memblokir akses koneksi sembarang hardware/media elektronik melalui jalur USB (Universal Serial Bus), FireWire (IEEE 1394), dan juga PCMCIA, yang mana pemblokiran tersebut dimaksudkan untuk melindungi data yang berada dalam Hardsik Komputer dari kemungkinan pencurian data melalui port-port tersebut.
Developer Safend telah membuat Dua Jenis Safend, yakni: Safend Protector dan Safend Protector Personal Edition.(1) Safend Protector Personal Edition
Program Pemblokir jalur USB, FireWire (IEEE 1394), dan juga PCMCIA yang khusus dirancang untuk Stand-Alone Computer atau Komputer mandiri yang tidak terhubung ke jaringan.

(2) Safend Protector
Program Pemblokir jalur USB, FireWire (IEEE 1394), dan juga PCMCIA yang khusus dirancang untuk Komputer Jaringan.
Konfigurasi pembatasan akses pada Safend Protector lebih lengkap dan mendetail daripada konfigurasi pembatasan pada Safend Protector Personal Edition.
Terdapat pembatasan akses ke port USB pada semua Komputer di dalam suatu jaringan komputer, pembatasan akses hardisk dengan metode enkripsi, Pemblokiran AutoRun External Media, External Media Plug and Un-Plugged Traffics Monitoring, dan lain sebagainya.

Safend Protector bisa menganalisa Traffic secara Real-Time dari Semua Media Penyimpanan Eksternal (Removable Storage Devices, External Hard Drives, CD/DVD Drives, Floppy Drives, Tape Drives) pada tiap proses Plug dan UnPlug ke Komputer melalui:

  1. Physical Interface (USB, FireWire, PCMCIA, Secure Digital, Paralel, Serial, dan Modem),
  2. Wireles Interfaces (WiFi, Bluetooth, dan Infra Red/IrDA)

dan memberikan Opsi-Opsi Proteksi kepada Administrator berupa Policy yang bisa dikustomisasi, apakah akan Mem-Blok Seluruh Media Penyimpanan Eksternal, Read-Only (dimungkinkan hanya untuk dilihat tanpa hak modifikasi dari User, atau bahkan Proteksi dengan Enkripsi pada seluruh Data untuk mengoptimalkan tingkat keamanan.

Proteksi Password
Sebagai pemblokir Port, Safend Protection Personal Edition menggunakan Account Windows untuk proteksi pemblokiran sekaligus sebagai validasi koneksi hardware ke port-port tersebut di atas guna konektivitas ataupun sinkronisasi dengan Komputer ataupun pengaksesan data pada Komputer. Jadi untuk menggunakannya, Anda harus mengaktifkan Password Windows Anda yang Anda gunakan untuk LogIn ke Windows. (Windows Password jangan dibiarkan kosong).
Secara Default, Safend akan memblokir semua jalur port USB, FireWire (IEEE 1394), dan juga PCMCIA.
Dan untuk menonaktifkan proteksi atau membuka pemblokirannya, Anda tinggal memasukkan password Anda yang Anda gunakan untuk LogIn ke Windows.

Menurut saya, Safend Protection Personal Edition yang Gratis ini sudah cukup ampuh dalam membatasi akses melalui port-port USB, FireWire, dan PCMCIA, namun SANGAT DISAYANGKAN dan terlihat tanggung untuk sebuah security software yang handal namun dengan ketiadaan Password Database sendiri, yang hanya berketergantungan pada Password Windows yang relatif mudah dijebol. Namun, masih lebih baik sekali daripada tidak ada proteksi sama sekal, dan saya yakin di luar sana masih banyak orang yang belum tahu keberadaan Safend dan/atau kelemahannya ini (Lama-lama ya makin banyak yang tahu yaacgkh!😀 ).

DownloadButton.jpg

Download Free Safend Protector – Personal Edition (ZIP – 13,5 MB) – 4Shared

Download and Try Safend Protector (95 MB)

Safend Protector – Personal Edition Release Note.PDF

Semoga Bermanfaat
Salam

Related Important Topics:

  1. Free USB Access Restrictions for Win (Anti Data Theft & Virus Attack)
  2. Proteksi USB Flash Drive Data dari Virus/Trojan di Infected Host Computer
  3. Tips dan Tricks Memblokir AutoRun dan AutoPlay File dari USB Removable Drives
  4. Pemblokiran Pengcopyan Data Dari Komputer Ke USB Removable Drives
  5. Tool Pemblokir Hardisk + USB Drive + DVD-ROM + Autorun

3 Responses

  1. Tool yang bagus, Om.

    Tapi ada ga’ ya? tool yang mencegah penginstalan hardware (cdroom maupun hdd) ke PC. Coz, ada yg masih bisa ngambil data dengan cara menambahkan hdd sebagai slave atau via cd RW (burn ke cd).

    Thks.

    Henry said :
    Kalau untuk pencegahan instalasi software, ada cukup banyak tool sekarang ini seperti Faronics Anti-Executable atau Access Manager, tapi kalau untuk pencegahan/pemblokiran instalasi hardware, memang paling efektif, kita lakukan dengan proteksi dengan perangkat keras seperti gembok atau lem atau menginstal satpam:mrgreen:. Percayakah Anda bahwa ada beberapa perusahaan yang mengelem kuat sekrup casing-casing PC di kantornya untuk menyulitkan pencuri hardware dan penyusupan hardware? tapi ini malah jadi menggelikan, karena bila admin perusahaan akan maintenance atau upgrade, hehehe, jadi repot sendiri membongkar lemnya.
    Memang sekarang makin jamannya dunia virtual, seperti halnya virtual drive/storage di local computer atau remote computer seperti di server yang sangat mudah dibuat dengan bantual banyak offline/online tool. belum lagi sekarang jamannya USB Removable drive yang sudah bisa dijadikan sebagai physical drive replacement. Nah, menurut saya blokir saja instalasi software pembuat virtual drive dengan misal Faronics Anti-Executable, dan matikan USB bila Anda sedang tidak membutuhkan jalur USB.

  2. Ada sih tool untuk mencegah penambahan hardware. Coba tambahin gembok aja di CPU-nya. Trus untuk bios di password, en di IDE nya di bikin auto. Dijamin susah untuk nambah hardware deh…hehehe. kidding azaaa

    Henry said :
    Setuju! Kalo perlu gembok segede kapal:mrgreen:
    Tapi, ya, namanya pencuri, proteksi rantai segede rantai kapal pun tetap aja bisa diputuskan.

    Ingat, Kejahatan tidak perlu menunggu kesempatan, kejahatan lebih didasarkan atas niat pelakunya. Waspadalah…Waspadalah…🙂

    yang menjengkelkan bila kita mengandalkan proteksi BIOS dengan beberapa fitur beragam proteksi di dalam environmentnya, password BIOS hingga kini masih relatif mudah di-hack, jadi bila ada vendor mainboard yang mengusung setting proteksi maksimal dari BIOS-nya, dalam hitungan hari, mungkin jam/menit, tentu teknik penjebolannya sudah nongol di forum underground atau IRC-Chat Rooms (senang dapat ilmu sekaligus keluh karena, sekali lagi, privasi kita dikalahkan ambisi jahat manusia).

  3. makash ya mas.. mas telah menye;amaykan saya dan keluatga saya ho2000x…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: