Google Circle dan Facebook akankah anti-klimaks seperti Friendster?

Google Circle dan Facebook akankah anti-klimaks seperti Friendster?


Secara teknis, Internet bisa terbentuk dan berjalan dengan fungsi sebagai penghubung antar komputer online (yang tidak terblokir) di seluruh dunia, namun secara emosional, psikologis, dan sosial, internet cenderung lebih difungsikan sebagai media penghubung antar individu di seluruh dunia, baik untuk keperluan bisnis maupun non-bisnis. Jejaring sosial (social networking/social entertainment) menjadi salah satu alat penghubung antar individu yang diproduksi dengan beragam bentuk dan fitur, namun pada dasarnya memiliki persamaan fungsi, yakni Connecting People. Dahulu, sebelum kehadiran situs jejaring sosial, Penulis, dan mungkin Anda, Kita semua, tidak pernah membayangkan bagaimana kita bisa bertemu lagi (secara online maupun offline bila dimungkinkan) dengan orang-orang yang dahulu pernah kita kenal namun telah sangat lama terpisah dengan kita. Dahulu Penulis pun tidak pernah membayangkan bagaimana kita bisa dengan cepat menemukan ataupun membentuk sebuah komunitas baru yang memiliki kesamaan ketertarikan (interest) pada sesuatu dengan kita. Media jejaring sosiallah yang telah banyak berjasa dalam merealisasikan bayangan-bayangan menjadi sebuah kenyataan yang relatif  mudah tercapai. “Social Networking is one of the Best People Connectors”.

Continue reading

Advertisements

Ristek Indonesia Berkolaborasi dengan Kaspersky

Ristek Indonesia Berkolaborasi dengan Kaspersky

Belum lama ini, Kementerian Negara Riset dan Tekhnologi Indonesia telah mengadakan pertemuan dan pembicaraan dengan Eugene Kaspersky (CEO/Pemilik Kaspersky Labs dan Pembuat Kaspersky Internet Security & Anti Virus) guna menjajagi kerjasama riset khususnya di bidang sistem keamanan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK).

Rencana dan penjajagan kerjasama riset tersebut dilatarbelakangi kondisi makin maraknya ancaman dan serangan Malware komputer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia,

Seperti ditulis oleh situs inilah.com, seusai pertemuan dengan pembuat AntiVirus Eugene Kaspersky, Staf Ahli Menristek bidang TIK, Prof. Dr. Engkos Koswara, mengatakan:

“Security itu sangat penting. Bayangkan, sekarang transaksi keuangan saja sudah e-banking, membayar telepon, listrik, air, dan lainnya cukup lewat internet.” “Berbagai sitem di Indonesia kini sudah online dan memiliki resiko diserang Malware, karena itu dibutuhkan banyak ahli di bidang security ini.” “Sejauh ini Indonesia masih sibuk dengan hal-hal lain dan belum fokus ke sana (security.red), tapi yang penting kami punya data pendukung dan semacamnya.” Ditambahkannya bahwa di Indonesia memiliki cukup banyak ahli dalam membuat virus. (Penulis: sebenarnya lebih banyak para pencontek virus orang lain atau pemakai virus generator daripada yang benar-benar ahli/pakar pembuat/programmer virus, Pak! 🙂 )

Continue reading