Ristek Indonesia Berkolaborasi dengan Kaspersky

Ristek Indonesia Berkolaborasi dengan Kaspersky

Belum lama ini, Kementerian Negara Riset dan Tekhnologi Indonesia telah mengadakan pertemuan dan pembicaraan dengan Eugene Kaspersky (CEO/Pemilik Kaspersky Labs dan Pembuat Kaspersky Internet Security & Anti Virus) guna menjajagi kerjasama riset khususnya di bidang sistem keamanan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK).

Rencana dan penjajagan kerjasama riset tersebut dilatarbelakangi kondisi makin maraknya ancaman dan serangan Malware komputer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia,

Seperti ditulis oleh situs inilah.com, seusai pertemuan dengan pembuat AntiVirus Eugene Kaspersky, Staf Ahli Menristek bidang TIK, Prof. Dr. Engkos Koswara, mengatakan:

“Security itu sangat penting. Bayangkan, sekarang transaksi keuangan saja sudah e-banking, membayar telepon, listrik, air, dan lainnya cukup lewat internet.” “Berbagai sitem di Indonesia kini sudah online dan memiliki resiko diserang Malware, karena itu dibutuhkan banyak ahli di bidang security ini.” “Sejauh ini Indonesia masih sibuk dengan hal-hal lain dan belum fokus ke sana (security.red), tapi yang penting kami punya data pendukung dan semacamnya.” Ditambahkannya bahwa di Indonesia memiliki cukup banyak ahli dalam membuat virus. (Penulis: sebenarnya lebih banyak para pencontek virus orang lain atau pemakai virus generator daripada yang benar-benar ahli/pakar pembuat/programmer virus, Pak! 🙂 )

Continue reading

USB 3.0 – Tekhnologi Transfer Data SuperSpeed USB

USB 3.0 – Tekhnologi Transfer Data SuperSpeed USB

intel-logo.gif

Hampir setahun yang lalu, Intel Corporation bersama Grup Pengembang USB 3.0 Promoter (NEC, NXP, Microsoft, AMD, Dell) telah mengembangkan tekhnologi terbaru Transfer Data melalui USB (Universal Serial Bus) Port yang dikenal dengan nama USB (Universal Serial Bus) 3.0 yang juga dikenal sebagai SuperSpeed USB.
Arsitektur Teknologi USB 3.0 diklaim mampu melakukan transfer data 10 kali lipat lebih cepat dari USB 2.0, yakni hingga 4,8 Gbps yang artinya merupakan peningkatan signifikan dari kecepatan transfer data sebesar 480 Mbps pada USB 2.0 yang saat ini masih digunakan sebagai perangkat port standar pada komputer desktop dan laptop masa kini.
Konsumsi daya dari USB 3.0 diklaim lebih hemat dari USB 2.0 dan bisa meningkatkan efisiensi protokol pada perangkat komputer.
Intel menginformasikan bahwa USB 3.0 kemungkinan akan tersedia secara luas pada tahun 2010.

Kehadiran USB 3.0 tentu menjadi solusi bagi peradaban tekhnologi modern yang kian maju dan menuntut akses dan transfer data yang makin kompleks dengan waktu yang makin singkat.
Menurut Jeff Ravencraft, technology strategist with Intel and president of the USB Implementers Forum (USB-IF):
“USB 3.0 adalah langkah maju yang logis dalam pengembangan tekhnologi konektivitas kabel yang paling popular pada PC.” “Era Digital memerlukan performa tinggi dan konektivitas yang bisa diandalkan untuk melakukan proses transfer banyak konten data multimedia”

Hal-hal yang masih Penulis pertanyakan adalah:

  1. Adakah jaminan logis dari Intel mengenai stabilitas USB 3.0. Kestabilan proses transfer data sangat penting guna menghindari corrupted transferred data. Stability Issue ini berkaitan dengan hukum akselerasi umum dimana tingkat akselerasi berbanding terbalik dengan tingkat stabilitas (seperti halnya dalam dunia otomotif).
  2. Apakah ada peningkatan kualitas teknis dan kemudahan teknis menyangkut USB Hardware Removal/Eject. Walaupun USB 2.0 sudah cukup baik dalam penanangan USB Hardware Removal, namun tetap perlu adanya peningkatan kualitas teknik demi menghindari corrupted data atau data loss bilamana User tergesa-gesa atau lupa tidak melakukan Remove/Eject USB Drive-nya secara benar sesuai prosedur.

Mudah-mudahan Intel mampu mengeliminir hingga meniadakan resiko masalah yang akan ditimbulkan sebagai konsekuensi dengan peningkatan akselerasi proses transfer data.

Satu keuntungan jelas dilihat dari sisi teknis yakni peningkatan akselerasi proses transfer data, namun bila dipandang dari sisi konsumen, pengguna atau pengaplikasi tekhnologi USB 3.0 tentu merasa senang akan manfaat teknis tersebut, namun sebagai konsekuensi logis dari penerapan/pemakaian USB tekhnologi 3.0, konsumen harus mengganti hardware port USB-nya dari USB 2.0 ke USB 3.0 Ready, yang dalam arti umumnya adalah konsumen harus membeli komputer baru dengan port yang telah support USB 3.0.

Sumber: http://www.intel.com/pressroom/archive/releases/20070918comp.htm

Selamat Menunggu Kehadiran si Fenomenal – USB.3.0
Salam

divShare Menghentikan Akses Download dari Free Account Indonesia

divShare Menghentikan Akses Download dari Free Account Indonesia


AKHIRNYA…
BERITA MENYEDIHKAN YANG (TIDAK) DITUNGGU-TUNGGU DATANG JUGA:


Terhitung mulai tanggal 12 Februari 2008, Akses masyarakat Southeast Asia (termasuk Indonesia) dan China untuk mendownload Shared Files yang diUpload dengan menggunakan divShare Free Account dari Southeast Asia (termasuk Indonesia) dan China DITUTUP/DIHENTIKAN…!

Sumber : (divShare’s Blog)

Jadi, dengan berat hati saya Memohon Maaf kepada kepada Anda para Downloader asal wilayah Southeast Asia (termasuk Indonesia) dan China yang bermaksud akan mendownload Shared Data/Files yang telah saya upload dengan divShare Free Accounts saya, bahwasanya mulai tanggal 12 Februari 2008, Link-Link Download Data/Files dari divShare tersebut TIDAK AKAN DAPAT DIAKSES.
Shared Data yang telah diupload dengan divShare Free Account dari Wilayah Southeast Asia (termasuk Indonesia) dan dari China tidak akan dihapus oleh divShare team, namun hanya bisa diakses dan didownload oleh Masyarakat seluruh Dunia kecuali dari Wilayah Southeast Asia (termasuk Indonesia) dan dari China. Pemilik Free Account / Free Account Registrant sendiri dikabarkan masih bisa mengakses uploaded shared data tersebut yang, nantinya, segera tidak akan jadi shared data lagi.

Sekali lagi, Policy divShare ini hanya berlaku untuk Free Account, bukan untuk Premium (Paid) Account.

The Small Birds can fly-free no more,
Their broken wings fall on the dry shore

😦 😦 😦 (Never Give Up! – Keep The Spirit High! <1000x>)

Namun sebenarnya bila Anda tetap berkeinginan kuat untuk menDownload file-file yang diupload dan dihost ke divShare,
mungkin Anda bisa menggunakan Open Proxy seperti di http://www.xroxy.com/proxylist.htm atau Tool semacam Proxy Switcher atau, yang juga Penulis sarankan, Anynomous Browsing Tools seperti Hide IP/Hide Your IP/Invisible Browsing/yang lainnya, yang semua fungsinya sama, yakni untuk Menyembunyikan Real IP Address Anda saat Anda Browsing/berselancar di internet dengan penyamaran yang lebih sulit terdeteksi. Sehingga Anda seolah-olah menjadi seseorang lain yang berada di tempat/negara lain saat berselancar di internet ataupun beraktivitas di internet seperti melakukan download.
Dengan kata lain, Tool-tool tersebut di atas memungkinkan kita untuk menyamarkan diri kita dalam kegiatan berselancar dan beraktivitas di internet dengan menyamarkan Real IP Address kita dengan optional Fake IP Addresses untuk tujuan keamanan guna menghindari aksi pengintipan Real IP Address oleh Black Hacker ataupun pendeteksian Real IP Address oleh Server (dalam konteks ini Server divShare 🙂 ).

Apakah Open Proxy atau Tool-Tool IP Hider legal?
Ya bila untuk tujuan keamanan dan privasi diri sendiri, namun
Tidak bila untuk tujuan Download File dari divShare :mrgreen:

Alternative Free Web File Hostings:

Sebagai alternative Free Web File Hosting, kita bisa coba Free Accounts pada:

4Shared, MegaUpload, FilesUpload, RapidShare, FreeDrive, Upload2Net, Ziddu, MediaMax, IndoWebster, atau GudangUpload.